Analisis Makna Unsur Syirik dalam Mantra Pengobatan Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar

Darusman AR

Abstract


: Indonesia terdiri dari beraneka ragam suku, bahasa dan budaya yang tersebar di seluruh nusantara. Peran kebudayaan dapat menghiasi karya sastra berupa sastra lama yaitu mantra, karena mantra merupakan hasil dari budaya suatu masyarakat yang sudah ada sejak zaman dahulu. Mantra merupakan ucapan yang berisikan tantangan dan serapah terhadap sesuatu kekuatan gaib. Mantra  adalah sastra lisan yang berkembang di daerah Melayu. Mantra mengandung makna unsur syirik. Permasalahannya adalah bagaimana makna unsur syirik yang terkandung dalam mantra pengobatan? Tujuannya untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna unsur syirik yang terkandung dalam mantra pengobatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan jenis penelitian lapangan/Field Research. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, rekaman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Majdi Muhammad Asy-Syahawi (2001), M. Yusuf Abdurrahman (2012), Abdul Jalil dan Elmustian Rahman (2001), Sarwiji Suwandi (2008), Depdiknas (2008), UU. Hamidy (2000. Hasil dari penelitian ini berkesimpulan dari kesepuluh data mantra pengobatan ditemukan makna unsur syirik terkandung didalamnya (1) Mantra ubek tekekolu mengandung  unsur syirik;  (2) Mantra ubek palosik mengandung  unsur syirik;  (3) Mantra ubek kelintasan mengandung syirik besar; (4) Mantra ubek kelintasan mengandung syirik besar; (5) Mantra ubek piamam mengandung syirik besar; (6) Mantra ubek muntah-muntah mengandung syirik besar; (7) Mantra ubek gemuwu mengandung syirik besar; (8) Mantra ubek gombung kedadak mengandung syirik besar; (9) Mantra ubek biso lipan mengandung syirik besar; dan (10) Mantra ubek sampu mengandung syirik besar.

 

Kata kunci : Mantra, pengobatan, unsur syirik.


Full Text:  Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats