Tradisi Hantaran Belanja Pada Perkawinan Masyarakat Melayu Di Kecamatantembilahan Hulu Kabupaten

Dewi Susanti

Abstract



Tradisi Hantaran Belanja Pada Perkawinan Masyarakat Melayu Di Kecamatantembilahan Hulu Kabupaten

Abstrak

Dalam upacara perkawinan terdapat aturan, ide, serta tata cara dan tradisi masyarakat yang wajib dipatuhi dan dijalani dalam menghadapi, melaksanakan, dan mewujudkan suatu perkawinan. Aturan, ide,serta tata cara dan tradisi yang dibuat adalah hasil kesepakatan dari sekelompok orang yang memiliki tujuan dan pikiran yang sama.Dalam pelaksanaan perkawinan masyarakat Melayu di Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir terdapat sebuah tradisi pemberian HantaranBelanjadari pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Penyerahan HantaranBelanja perkawinan ini dilakukan setelah pinangan dari pihak laki-laki diterima oleh pihak perempuan yang disimbolkan dengan diterimanya Tepak Sirih yang dibawa pihak laki-laki oleh pihak perempuan. Hantaran Belanjamerupakan bentuk penghantaran keluarga pengantin pria kepada calon pengantin wanita. Selain itu, HantaranBelanjaperkawinan juga sebagai simbol kesungguhan seorang pria meminang seorang wanita untuk dinikahinya. Umumnya barang yang diberikan untuk HantaranBelanjaperkawinan adalah berbagai keperluan yang biasa dipakai oleh seorang wanita, seperti baju,pakaian dalam, perhiasan atau emas, kosmetik, sepatu, handuk, kain Hantaran. Bahkan sebagian lagi menambahkan uang kertas dan kain, buah, aneka makanan dan bahan-bahan mentah sebagai makna dari HantaranBelanja yang diberikannya.


Kata Kunci : Tradisi, Perkawinan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats