Pengaruh Jumlah Lubang Pernafasan Terhadap Unjuk Kerja Pomp Hidram

Sehat Abadi Saragih

Abstract


Kebutuhan manusia terhadap air sangatlah penting. guna menopang kelangsungan hidup. Ketersediaan air yang kurang  sering kali menimbulkan permasalahan yang serius, sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan air. Untuk memenuhi ketersediaan air perlu didukung oleh suatu  peralatan yang dapat memindahkan air dari suatu tempat ke tempat yang lain seperti pompa. Kebanyakan pompa dioperasikan dengan menggunakan energi listrik. Ketersediaan energi listrik menjadi suatu permasalahan khususnya di daerah yang tidak terjangkau jaringan listrik. Selain itu energi listrik biasanya dihasilkan dari pembangkit listrik yang sumber energinya berasal dari bahan bakar fosil seperti bahan bakar minyak. Penggunaan bahan bakar fosil memiliki permasalahan seperti harga yang relatif mahal dan dampak pencemaran lingkungan yang diakibatkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil tersebut. Dengan demikian perlu digunakan pompa yang bekerja tanpa menggunakan energi listrik seperti pompa hidram. Pembuatan lubang pernafasan pada  pompa hidram merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan unjuk kerja pompa hidram. Untuk itu perlu diteliti pengaruh jumlah lubang pernafasan terhadap unjuk kerja pompa hidram. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah lubang pernafasan terhadap unjuk kerja pompa hidram. Selain itu untuk mengetahui jumlah lubang pernafasan yang memiliki unjuk kerja pompa hidram terbaik.  Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan mengalirkan air dari reservoar sebagai sumber air dengan kapasitas 500 liter dan ketinggian 3,5 m. Air dari reservoar tersebut dialirkan melalui pipa inlet menuju pompa hidram dengan diameter badan pompa hidram 1 inchi. Pengujian dilakukan pada jumlah lubang pernafasan 0 buah,  1 buah, 2 buah dan 3 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lubang pernafasan memiliki pengaruh terhadap unjuk kerja pompa hidram. Semakin banyak jumlah lubang pernafasan maka unjuk kerja pompa hidram semakin kecil. Pada penelitian ini jumlah lubang pernafasan yang memiliki unjuk kerja terbaik adalah pada jumlah lubang pernafasan 1 buah. Pada jumlah lubang pernafasan tersebut memiliki debit hasil pemompaan, kecepatan aliran dan efisiensi pompa hidram yang tertinggi.

Kata kunci : lubang pernafasan, unjuk kerja, pompa hidram.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats